Krlsls & Gejala Soslal Sedang Menimpa Masyarakat


19/05/2006

Umat manusia di seluruh dunia sedang berhadapan dengan krisis multidimensi yang sangat membahayakan :krisis politik, sosial, ekonomi,moral, pendidikan, kemanusiaan dan berbagai macam krisis lainnya. Terjadi perselisihan, pembunuhan dan peperangan yang menyebabkan pertumpahan darah. Masyarakat hidup mengikut nafsunya masing-masing, yang kaya menderita, susah hati dalam menjaga dan menambah kekayaannya, yang miskin tidak sabar, susah hati karena tak memiliki harta dan melihat si kaya dengan penuh cemburu. Pergolakan politik di kalangan elit tidak pernah berhenti laksana air laut yang senantiasa bergolak, saling jatuh-menjatuhkan perkara biasa, berebut jabatan mengorbankan nyawa, muda-mudi hidup berfoya-foya dan terlibat narkoba, maksiat di mana-mana, kriminalitas tidak berhenti, ibarat air sungai yang mengalir setiap waktu. Manusia hidup dalam kesusahan dan penderitaan. Jiwa-jiwa masyarakat tidak tenang, mereka bagai hidup dalam neraka dunia. 

Para cerdik pandai berusaha menyelesaikan krisis ini dengan cara dan akal masing-masing. Tetapi hasilnya semakin mereka berusaha, krisis dalam masyarakat semakin menghebat. Mereka tidak hanya tidak mampu menyelesaikan krisis dan gejala sosial dalam masyarakat, bahkan mencari penyebabnya saja tidak mampu. Sebagian dari mereka secara sadar atau tidak sadar terlibat dalam berbagai krisis dan gejala sosial baik disadari ataupun tidak.

Krisis ini bukan bersumber dari faktor luar saja seperti kesalahan teknik dan metoda atau gangguan musuh-musuh, tetapi sumber utamanya adalah dari manusia yang sudah melupakan AlIah dan aturan-aturan Allah. Hampir seluruh lapisan clan peringkat masyarakat sudah melupakan Allah dalam kehidupan mereka. Pemimpin lupa Allah, ulama lupa Allah, rakyat 1upaAllah. Pedzgang, dosen, profesor, dokter, ahli hukum, artis, petani, buruh, semua lupa pada Allah. Sebagian mereka mungkin masih shalat, membayar zakat, berpuasa, berhaji clan lain-lain, tetapi tidak merujukkan seluruh aspek kehidupan mereka kepada Allah. Seolah-olah ekonomi, politik, teknologi bukan urusan Allah. 

Mengkaji Sumber Utama Krisis.
Timbulnya krisis dan gejala sosial dalam masyarakat jahiliah di zaman Rasulullah SAW disebabkan tiga perkara yang terbesar :
1. Keyakinan manusia terhadap Allah sudah tipis atau pun dengan kata lain, perasaan Tauhid sudang berkurang.
2. Oleh karena manusia sudah tidak yakin lagi dengan adanya akhirat atau sekiranya masih yakin narnun keyakinan itu sudah tipis.
3. Manusia terlalu sayang dan cinta pada diri mereka sendiri. 

Pertama ,
Bila seseorang itu sudah tipis rasa tauhidnya, sudah tipis keyakinan tentang adanya Allah, maka diwaktu itu manusia sudah tidak ada rasa takut lagi. Sudah tidak ada lagi kuasa ghaib yang ditakuti. Dia akan menjadi manusia yang coba menyesuaikan diri dalam semua keadaan :di kalangan ulama dia berpura-pura warak sementara dalam suasana lain dia mungkar Dia sanggup mencuri, curang, menipu apabila dia bersendirian atau melakukan apa saja sebab kuasa gahib tidak terasa di hati. Dari sinilah kemudian merebaknya penyakit-penyakit masyarakat.

Kedua ,
Kedua,ketika manusia tidak yakin dengan hari akhirat, atau memiliki keyakinan tetapi sudah tipis maka akhirat itu sudah tidak lagi menjadi idaman atau cita-citanya. Dari sini hilanglah sifat rnau berjuang atau berjihad karena.Dari sini hilanglah sifat rnau be rjuang atau berjihad karena fikirannya sudah tertumpu untuk dunia. Dia membangun dunia untuk dunia. Dia mencari wang untuk dunia, dia mencari pangkat untuk dunia dan segala- galanya untuk dunia. Kadang-kadang urusan akhirat sendiri pun dijadikan untuk dunia. Keadaan inilah yang kemudian melahirkan berbagai penyakit masyarakat.

Ketiga , apabila manusia telah cinta dengan diri sendiri manusia mahu senang sendiri, mahu senang keluarga sendiri, mahu senang kawan- kawan sendiri, rnau kaya sendiri, ingin pandai sendiri dan lain-lain. Ketika ingin membela nasib yang menyangkut din sendiri maka ada kalanya terpaksa melanggar hak asasi orang lain, kadang-kadang terpaksa merugikan orang lain. Orang lain yang berperasaan "kesendirian" juga akan melakukan hal sama maka akan tercetuslah kekacauan, akan meletuslah peperangan, akan berlakulah tindas-menindas, lahir perasaan hasad dengki dan berbagai-bagai kekacauan lagi. Inilah yang menyebabkan merebak dan merajalelanya berbagai penyakit masyarakat.

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.

Theme by Danetsoft and Danang Probo Sayekti inspired by Maksimer