Kemenangan dan Kejayaan Bangsa

ALLAH Ta’ala telah mentakdirkan bahwa yang menjadi khalifah di bumi ini adalah dari golongan manusia, bukan malaikat, bukan pula jin. Manusia diizinkan untuk membangun, memajukan dan membina peradaban di bumi ini. Tetapi ALLAH Ta’ala mau supaya segalanya disusun sesuai dengan peraturan ALLAH seperti yang diperintahkan kepada Rasul-rasul. Siapapun yang mengingkarinya walaupun dia mendapat kejayaan tetapi di akhirat ALLAH tetap akan menghukum dengan hukuman yang setimpal dengan kesalahannya dan larangan ALLAH yang dilakukannya. Maka dari itu, manusia berlomba-lomba untuk membangun suatu kemajuan, tetapi kebanyakan dari mereka durhaka kepada ALLAH, mereka lalai kepada ALLAH setelah mendapat kejayaan.

Sebab-sebab suatu bangsa mengalami kejayaan ada bermacam-macam. Ada sebab lahir, ada sebab batin, yang tersurat dan tersirat, yang logik dan tidak logik. Bagi umat Islam, sepatutnya kemenangan dan kejayaan dicapai tidak semata-mata karena sebab lahiriah juga bukan karena sebab tersirat dan tersurat saja.
Sesungguhnya, kemenangan, kejayaan dan keberhasilan suatu bangsa dapat diperoleh melalui sebab-sebab berikut :

Melalui TAQWA, yaitu semua jalan untuk memperoleh kemenangan seperti pembangunan di bidang pemerintahan, ekonomi, teknologi, dilakukan atas dasar TAQWA. Syariat ALLAH sangat diperhatikan sampai ke hal-hal kecil, dari kebersihan hingga sistem struktur pemerintahan harus melalui jalan TAQWA. Usaha memperoleh kemenangan disertai dengan perbaikan diri insan-insan yang ada di setiap elemen bangsa. Dari pemimpinnya hingga ke rakyatnya. Di dalam berjuang rasa berTuhan dipertajam, rasa kehambaan diperkuat, dan setiap aktivitas tidak terlepas dari hubungan dengan ALLAH Ta’ala. ALLAH telah menjanjikan di dalam Al Quran bahwa orang yang bertaqwa akan dilepaskan dari masalah hidup dan diberi rizki dari sumber yang tidak disangka-sangka (At Thalaq:2-3), akan dipermudah urusannya (At Thalaq:4), Akan dibela oleh ALLAH (Al Jasiyah:19), akan dibukakan berkat dari Langit dan bumi (Al A’raf:96). Itulah janjijanji ALLAH terhadap orang yang bertaqwa.

Atas berkat orang lain atau amalan orang sholeh yang dinilai besar oleh ALLAH. Misalkan orang berkhidmat kepada bapak ibu, anak-anak yatim dan guru-guru. Semua itu dilakukan karena
mengharap keredhaan ALLAH. Maka, berkat mereka dan doadoa merekalah ALLAH memberikan kemenangan dan kejayaan.

Atas dasar Istidraj, kemenangan ini ALLAH berikan dengan kemurkaan kepada suatu bangsa karena telah jauh dari ALLAH dan telah banyak melakukan kezaliman dan kekufurannya. Tuhan akan berikan kemenangan demi kemenangan yang semakin besar sehingga semakin lalai bangsa itu pada Tuhan. Mereka akan semakin sombong, dan tidak merasa bahwa kemenangan mereka itu karena ALLAH juga. Dan akhirnya dengan kemenangan itulah mereka dijerumuskan ke dalam api neraka, wal iyazubillah.

Atas dasar quwwah atau kekuatan fisik semata, karena memiliki kekuatan lahir seperti kemajuan teknologi, intelektual, alat berat, alat tempur, ekonomi, kedisiplinan dsb. Kemenangan seperti ini hal biasa untuk suatu bangsa. Kemenangan dan kejayaan ini ALLAH berikan sesuai kemampuan yang ada pada bangsa itu, bisa juga dengan istidraj karena sudah terlalu yakin bahwa keberhasilannya dicapai oleh kekuatannya, maka bangsa itu akan lalai dengan ALLAH, nerakalah tempatnya di akhirat, wa iyazubillah.

Itulah sebab-sebab kemenangan suatu bangsa. Sebagai umat Islam harusnya kemenangan dan kejayaan diperoleh karena sebab yang pertama yaitu TAQWA. Karena dengan TAQWA akan menjadikan suatu negara aman dan makmur serta mendapat keampunan ALLAH (As Saba’:15). Jika kemenangan disebabkan karena sebab-sebab yang lain maka akan terjadi masyarakat yang rusak. Para pemimpin pun tidak dipercayai lagi karena kezaliman dan kesombongannya.

Jalan TAQWA akan membentuk suatu bangsa yang agung akhlaknya, sehingga tercipta suatu masyarakat yang kita idamkan. Masyarakat yang damai, tenteram, pemimpin dan rakyatnya rendah hati, tidak sombong, terjalin kasih sayang, saling menghormati, dan mendapatkan ampunan ALLAH. ALLAH sebagai tujuan hidup setiap insan.

Kita umat Islam terutama di negara kita yang mayoritas Islam sedang menunggu-nunggu kebangkitan dan kejayaan itu. Kebangkitan dan kejayaan yang dicapai melalui jalan TAQWA dan memang sudah seharusnya kita usahakan TAQWA itu dalam kehidupan kita. Marilah kita bangkitkan bangsa ini dengan TAQWA agar kita layak menagih janji ALLAH akan kebangkitan Islam yang kedua kalinya, di bumi Timur ini.

“Ya ALLAH, Engkau kabulkanlah permintaan kami dan segerakanlah kemenangan dan kejayaan itu. Datangkan segera penyelamat bagi kami semua, menyatukan bangsa dan juga negara, semoga hidup aman bahagia...”

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.

Theme by Danetsoft and Danang Probo Sayekti inspired by Maksimer