01 Hijrahnya Nabi Ibrahim

Bermula dengan hijrahnya Nabi Ibrahim as. dari kampung halamannya di kota Ur (tepi sungai Eufrat, selatan Irak), ke arah barat laut yaitu kota Babil, terus menuju Haran di Syria. Nabi Ibrahim hijrah untuk mempertahankan imannya pada ALLAH, satu-satunya Tuhan, satu-satunya sesembahan yang layak bagi manusia. Sebelum dan selama masa hijrahnya, beliau dan para pengikutnya terus mandapat cobaan, dikejar dan dianiaya oleh raja Namrud, penguasa saat itu.

Dari Haran, hijrah Nabi Ibrahim berlanjut ke tanah Kan'an, terus ke barat daya, melintasi gurun Sinai dan akhirnya tiba di Mesir. Di Mesir lagi-lagi Nabi Ibrahim as. dan istrinya, Sarah, mendapat cobaan. Hampir saja Sarah diambil oleh penguasa Mesir saat itu, akan tetapi ALLAH menyelamatkan beliau. Bukannya istrinya diambil, karena kagum akan akhlak dan kecerdikan Nabi Ibrahim, penguasa Mesir justru menghadiahkan salah satu anaknya yang tercantik, Hajar, untuk menjadi pelayan Nabi Ibrahim. Nabi Ibrahim kemudian memperistrinya.

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.

Theme by Danetsoft and Danang Probo Sayekti inspired by Maksimer