Belajar Karena Tuhan

Belajar itu adalah diperintahkan
Menjadi orang pandai adalah dikehendaki
Ilmu adalah sangat diperlukan dalam kehidupan
Tapi menjadi orang pandai itu kalau bukan atas
nama Tuhan ia merusakkan
Banyak orang pandai yang ego, sombong,
rasa istimewa
Ilmu digunakan untuk kepentingan diri
untuk mencari rezeki

Mencari kekayaan adalah dibolehkan
Harta juga bisa membuat kemajuan,
bisa membantu orang
Dengan harta bisa membuat kebaikan,
bisa mengeluarkan zakat yang diwajibkan
Tetapi menjadi kaya jarang orang selamat
Sebagian besar menjadi sombong, tamak, bakhil,
tidak peduli orang
Perangainya pun mudah berubah
dari baik menjadi jahat
Berfoya-foya amat dekat dengan kekayaan
Akhirnya dengan kekayaan itu berlakulah
pemubaziran yang dimurka Tuhan

Mendapat pangkat atau jabatan tinggi memang
diperbolehkan
Dengan jabatan bisa melayani masyarakat
Bisa menolong orang dan membantunya dengan
pengaruh jabatan
Walaupun begitu, tak selalu begitu
Memiliki jabatan, berlakulah mementingkan diri
Di situlah suap, di situlah marah-marah,
sikap pun berubah
Banyak pula yang menjadi sombong
Susah untuk duduk bersama orang bawah
Rupanya nikmat dunia selalu saja merusakkan
manusia
Kalau ia diperoleh bukan karena Tuhan

Rupanya karena Tuhan itu sangat penting
Sesuai pengakuan kita dalam sembahyang
Hidup matiku adalah karena ALLAH
Mencari ilmu dan semua hal lainnya haruslah atas
nama ALLAH
Begitulah arahan Tuhan melalui surat Al Alaq
Agar tujuan hidup kita tidak diselewengkan

(Syeikh Imam Ashaari Muhammaf At Tamimi)

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.

Theme by Danetsoft and Danang Probo Sayekti inspired by Maksimer