Arti Dhalim

Lafadz dhalim berasal daripada perkataan dhulmun
Dhulmun berarti kegelapan
Hakikat kegelapan di sini adalah bersifat maknawi dan rohani
Buta jiwa dan akalnya melihat kebenaran, dhalimlah dia
Buta jiwa tidak kenal Tuhannya
Baik itu tidak tahu sama sekali atau tahu Tuhan tetapi karena buta hatinya
salah pengenalannya
Dari sini baru kita paham arti dhalim luas maknanya
Buta syariatnya dikatakan dhalim di dalam Islam
Buta daripada mengetahui adanya Tuhan dhalim tingkat tinggi
Buta daripada mengetahui Tuhan yang sebenarnya dhalim juga
Bila buta jiwa, dia ambil pakaian Tuhan yaitu sombong dan ego,
dhalim kelas dua
Tidak tahu adanya Tuhan atau tidak mengenal Tuhan
ini adalah dhalim martabat tinggi ( super dhalim namanya )
Karena itulah di dalam Al Quran dikatakan syirik itu dhalim yang maha
besar yang tiada taranya
Dhalim dengan manusia adalah dhalim tingkat rendah saja
Termasuk juga syariat tidak berjalan di dalam diri dhalim kelas bawah saja
Dhalim yang paling tinggi dhalim terhadap Tuhan
Tidak percaya Tuhan, syirik dengan Tuhan, tidak mempedulikan Tuhan
Zaman sekarang yang diriuh-rendahkan adalah dhalim dengan manusia
Padahal mereka yang meriuh-rendahkan dhalim terhadap manusia,
mereka dhalim dengan Tuhan
Dhalim dengan Tuhan adalah super dhalim namanya
Yang anehnya pejuang-pejuang Islam pun tidak memahami arti dhalim
Fahaman mereka tentang dhalim sama saja apa yang dipahami oleh
kafir durjana
Karena itulah mereka yang menentang kedhaliman bisa bekerjasama
dengan mereka
Sampai kapankah mereka hendak membetulkan perjuangannya?

( Syeikh Imam Ashaari Muhammad At -Tamimi )

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.

Theme by Danetsoft and Danang Probo Sayekti inspired by Maksimer