Akhlak Rasulullah

Dalam suatu peperangan, seorang musuh ( Da’thur ) dapat menghampiri Rasulullah yang sedang beristirahat. Dengan pedang terhunus musuh berkata, “Siapa lagi yang dapat menyelamatkan engkau?”

Dengan tenang Rasulullah menjawab, “ALLAH!”

Tiba-tiba pedang terlepas dari tangannya, sebagai satu mukjizat ALLAH pada Rasulullah. Maka Rasulullah pun mengambil pedang itu dan mengangkatnya ke muka musuh dan bertanya,

“Siapa pula yang dapat menyelamatkan kamu sekarang?”
“Tiada siapa-siapa lagi” jawabnya.
Lantas baginda pun memaafkannya. Sehingga karena itu orang tersebut berkata pada kawan-kawannya,
“Aku baru kembali dari berjumpa sebaik-baik manusia.”

Begitulah akhlak nabi kita yang hendak kita sambung lidahnya dan kerjanya. Bukan saja sahabat-sahabatnya yang tertawan pada akhlaknya, musuh pun mengaku Muhammad adalah sebaik-baik manusia. Maknanya musuh pun merasa mereka berperang dengan orang yang sangat baik.

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.

Theme by Danetsoft and Danang Probo Sayekti inspired by Maksimer